Sebanyak 13 siswa SDIT Al-Fadiyah turut berpartisipasi dalam Musabaqah yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga dan Alumni Pesantren Sultan Hasanuddin (IKAPSH) pada 5–7 September 2025 di Pondok Pesantren Sultan Hasanuddin, Kabupaten Gowa.
Kegiatan Musabaqah IKAPSH 2025 menghadirkan berbagai cabang lomba antar SD/MI se-Kabupaten Gowa dengan tujuan menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, memperkuat ukhuwah Islamiyah, sekaligus mendorong kreativitas pembelajaran berbasis nilai-nilai Islami.
Menurut panitia, ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah pembinaan yang strategis dalam menumbuhkan generasi muda Islami yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing. Para peserta tidak hanya diuji dari sisi hafalan, pemahaman, dan bacaan Al-Qur’an, tetapi juga diharapkan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Sekolah SDIT Al-Fadiyah, Ustadz Rahmad Machmud, S.Pd.I., M.Pd, memberikan pesan khusus kepada para siswa yang ikut berlomba. “Juara sejati bukanlah yang selalu menang, tetapi yang tidak pernah menyerah. Lomba mengajarkan kita tentang kemauan, tujuan, dan konsistensi. Siapa yang memiliki tiga hal ini, maka setiap prestasi akan bernilai tinggi di mata Allah dan manusia,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu guru pendamping, Ustazah Sanni, menyampaikan harapannya agar para siswa tampil percaya diri. “Semoga siswaku bisa menampilkan yang terbaik di setiap cabang lomba. Yang paling penting adalah mental kompetitifnya bisa terbangun untuk menghadapi lomba-lomba berikutnya yang lebih keren. Mohon doanya agar anak-anak dimudahkan dan bisa membawa pulang piala kemenangan,” tuturnya.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar pelajar, guru, dan sekolah di Kabupaten Gowa. Dengan antusiasme tinggi para peserta, Musabaqah IKAPSH 2025 diharapkan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang unggul dalam prestasi sekaligus berkarakter Islami.




