Al-Fadiyah-
Dalam upaya meningkatkan kualitas proses kegiatan pembelajaran, SDIT Al-Fadiyah menggelar rapat koordinasi bersama Yayasan, Kepala Sekolah, Komite Sekolah, dan Forum Komunikasi Kelas (FKK) pada Jumat, 18 Juli 2025 di ruang kelas 5.3. Pertemuan ini membahas berbagai program strategis yang akan diterapkan pada tahun ajaran 2025/2026.
Rapat tersebut menyoroti sejumlah isu penting, mulai dari kebijakan tidur siang siswa, percepatan materi pelajaran, hingga pembenahan fasilitas dan program unggulan sekolah. Kepala Sekolah SDIT Al-Fadiyah menegaskan bahwa percepatan materi sebesar 20% dirancang untuk mempersiapkan siswa kelas 6 menghadapi ujian akhir dengan lebih matang.
“Kebijakan tidur siang bagi siswa bukan sekadar istirahat, tapi bagian dari strategi menjaga stamina dan fokus belajar mereka. Ini akan diatur agar siswa benar-benar istirahat, bukan bermain,” ujar salah satu perwakilan manajemen sekolah.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula pengaturan jam pulang baru yang dimaksudkan untuk membiasakan siswa melaksanakan salat Ashar di sekolah. Di sisi lain, program ekstrakurikuler ditegaskan bersifat pilihan, dengan catatan optimalisasi peserta agar efektif.
Isu kesehatan juga mendapat perhatian, termasuk dalam pengelolaan kantin sekolah yang harus menyediakan makanan sehat. Yayasan, sekolah, komite, dan FKK sepakat untuk secara bersama-sama memantau dan mengawasi jenis makanan yang dijual.
Dalam aspek sarana dan prasarana, pihak sekolah mengumumkan bahwa pengadaan loker siswa akan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan penambahan satu rombongan belajar pada tahun ini. Ventilasi kelas pun akan dimaksimalkan demi kenyamanan belajar.
Tak kalah penting, target hafalan siswa ditetapkan sebesar tiga juz mutqin selama masa pendidikan, dengan penekanan pada kualitas. Sekolah juga membuka program penampungan buku bekas agar bisa disalurkan ke siswa lain yang membutuhkan.
Berbagai saran juga disampaikan oleh peserta rapat, antara lain usulan pelaksanaan program tasmi’ atau sima’an per semester, evaluasi program full day school dalam tiga bulan ke depan, dan peningkatan pola mengajar fasilitator. Perhatian khusus juga diberikan terhadap kesejahteraan guru, yang dinilai memerlukan solusi berkelanjutan.
“Pola makan mempengaruhi pola pikir anak. Sekolah perlu bekerja sama dengan orang tua dalam pembiasaan makan sehat dan jadwal istirahat,” ujar salah satu perwakilan komite.
Pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara berbagai elemen sekolah demi mewujudkan pendidikan yang holistik dan berkarakter di SDIT Al-Fadiyah. Semua pihak berharap, program-program yang dirancang akan membawa dampak positif bagi perkembangan akademik dan spiritual siswa.




